Silsilalah Resmi Rasul SAW Dan Wali Songo (Keluarga Azmatkhan al-Husaini di jawa)

Para Saudara kita dari qabilah Ba'alawy masyhur meyakini bahwasanya para Walisongo adalah saheh sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW dari Keluarga Azmatkhan Ba'alawy Al-Husaini...

Namun sebagian dari mereka menyangka bahwasanya keluarga zuriah Nabi ini terputus kebawahnya hanya sampai di Walisongo. Padahal para pakar peneliti, pemerhati ilmu sejarah & nasab alawiyyin Hadhrami meninggalkan karya tulis yang masyhur & membuktikan bahwasanya Para Walisongo masih meninggalkan keturunan. Bukti-bukti karya tulis tersebut antara lain dari :

1. Syamsuz Zhahirah oleh Habib Rahman Al Masyhur
2. Tarikh Banten oleh Habib Ahmad Assegaf
3. Asyraf Hadramaut oleh DR Habib Muhammad bin Hasan Alaydrus
4. Sejarah Masuknya Islam di Timur Jauh oleh Habib Alwi bin Thahir Al Haddad
5. Sejarah & Silsilah dari Nabi Muhammad SAW ke Walisongo oleh Drs. Aburumi Zainal Lc & Habib Zainal Abidin Asseggaf
6. Tharigah menuju Kebahagiaan oleh Muhammad Al Baqir
7. Silsilah Suci Bani Ba'alawy oleh Maktab Daimi Rabithah Alawiyah dll

(Tulisan ini akan di-update & di-edit mengikuti perkembangan penelitian kami akan buku yang ditulis para habaib pemerhati sejarah & nasab terkait dengan zuriat Walisongo Azmatkhan) 

"Siapapun orangnya, mau gede mau gk, dia pake sorban dn imamah klo bkn HABIB UMAR BIN HAFIDZ dn HABIB SALIM ASSATIRI ALHADHRAMAINI.. Yg mengatkn bhw WALI SONGO KETURUNANNYA TERPUTUS.. 'Fahuwa Mardudun' krn mrk brdua secara trang-trangan kepada MURID dn ALUMNInya yg KETURUNAN WALI SONGO MENGAKUI BAHWA MEREKA ZURIAT RASULULLAH SAW KETURUNAN AZMATKHAN MELALUI JALUR WALI SONGO. DULU AJA HABIB USTMAN BIN YAHYA MUFTI BATAWI MENGAKUI BHWA SYEIKH NAWAWI ALBANTANI ITU ZURIAT RASUL KETURUNAN BANTEN {WALI SONGO}.. BAHKAN KLO GK SALAH SAYA PRNH LIHAT SYEIKH NAWAWI ITU PHOTONYA DI GABUNGIN SAMA PARA HABAIB2 YG LAINNYA DI POTO KUMPULAN WALI2 ALLAH HABAIB ALAWIYIN,DNGN NAMA HABIB MUHAMMAD NAWAWI ALBANTANI, KLO ANTUM MAU LIHAT POTONYA ANA PUNYA DN DI RUMAH HALIFAH EMPANG BOGOR PUN POTO ITU ADA. Apa itu bkn pengakuan??? Apa jmn skrg ada yg ilmunya lbih tinggi dr habib utsman?? Apa org yg mendustakan nasab keturunan wali songo itu ilmunya melebihi HABIB UTSMAN??" (Raden Mesir Azmatkhan) 

Sunan Gunung Jati menurunkan sultan syarif hasanudien mempunyai beberapa putra pangeran maulana yusuf dan pangeran maulana muhammad SHAHIH!! smpai kepd PANGERAN SYARIF ABDUL FATAH (sultan tirtayasa) SHAHIH!! krn maqam mereka semua ada di komplex makam kesultanan banten. Ziarahi banten bisa dicek kebenaran itu,,banyak kok para ba'alawi yang ziarah ke sana bahkan habib abdurrahman basyuroh,habib lutfi bin yahya dll menziarahi sultan hassanudien dan anak nya dimakam para sulthon banten... dan ana berlepas diri dari org2 yg brani me mal'un kan hbb abdurrahman basyuroh,hbb lutfi b yahya!! masya alloh mrk org2 yang tua dan di tuakan,,mereka udah duluan lahir kedunia menjadi sayyidil habib (Habib Algadrie di wall group FB Alawiyyin Indonesia)


Sebagian orang menganggap bahwa sebagian perkumpulan Alawiyin ada yang saling tidak mengakui keabsahan nasab kelompok lain, baik antar kelompok dalam satu negara maupun lain negara. Maka perlu dipahami bahwa yang terjadi sebenarnya bukan tidak mengakui, melainkan tidak mengenal sehingga tidak bisa mengomentari. Hal ini sangatlah wajar, karena Alawiyyin berpencar ke penjuru dunia sejak belasan abad yang lalu. Kalaupun memang benar ada kelompok yang menolak kelompok lain, seperti yang terjadi pada sebagian kelompok Alawiyyin Yordania yang tidak mengakui keabsahan nasab keluarga Ba'lawi (Hadhramaut), maka hal ini hanyalah suatu ketidakdewasaan yang terjadi pada sebuah kelompok kecil dan bukan mewakili cara berfikir ahlul-bayt pada umumnya. Begitu pula juga jika ada sebagian kelompok yang merancukan nasab keluarga Azmatkhan. Sebenenarnya karena ketidakfahaman mereka tentang jalur ini saja, dan hal ini wajar. karena Sayyid Abdul Malik Azmatkhan keluar dari Yaman sekitar tahun 1200-an Masehi. sementara pencatatan dalam sebuah fam dimulai abad ke-16 M. dan Alawiyyin gelombang kedua masuk Indonesia pada abad 17 M. Keluarga Azmatkhan keturunan Walisongo ada sampai saat ini dan Insya Allah sampai hari kiamat nanti.

"Jika ada yg mengatakan catatan nasab para keturunan Walisongo sudah 500 tahun terputus, itu anggapan yg keliru. Sebagian besar keturunan Walisongo merupakan pemimpin kerajaan/kesultanan d Nusantara sehingga catatan nasab itu harus selalu terpelihara karena berkaitan dgn hukum pewarisan kekuasaan dan lain2" (Kemas Ananda Wirosentiko Azmatkhan Al-Husaini)

Jadi siapapun yang mengatakan Nasab Wali Songo terputus, dia adalah orang yang tidak paham sejarah dakwah Islam di Nusantara. sangat disayangkan. Orang seperti ini adalah penyebar Fitnah yang menyebabkan perpecahan Umat Islam. Kita wajib meluruskannya. Membela Azmatkhan = Membela Ahlul Bayt dan Islam.

Dosa besar hukumnya bagi siapapun yang mendustakan nasab yang bersambung kepada Rasulullah SAW.

Yang terpenting sekarang bagaimana kita bisa meniru dan mengikuti jejak para pendahulu kita dan senantiasa menjaga tali silaturrahim serta selalu berprasangka baik kepada saudaranya.

Semoga Allah memberkahi kita semua. hususnya untuk akhinal kirom As-Sayyid Tubagus Nurfadhil Azmatkhan Al-Alawi Al-Husaini. yang telah membela Azmatkhan, Ahlul Bayt, dan Islam.
Share this article :
 

+ komentar + 8 komentar

Senin, November 01, 2010 3:33:00 PM

Assalamualaikum..
Syukron atas penjelasanya.. banyak menambah pemahaman dan banyak juga yang menambah ketidak fahaman.
afwan sebelumnya..
masalah nasab ini sering ana dengar menjadi perdebatan dikalangan ahlul bait indo, akan tetapi jangan sampai pertentangan2 ini dikemukakan diluar.biarlah ini diselesaikan dari kalangan ahlul bait.
kami ahwal tidak ingin melihat ada pertentangan2 seperti ini, kami sangat memuliakan syeikh2 negri ini, habib2 dan juga wali songo, semua adalah kekasih2 Allah yang harus kita hormati dan kita muliakan. ahlul bait Rasulullah menjadi tauladan bagi kami dalam setiap sikapnya, jadi jangan sampai pertentangan2 ini akan menjadi issue negatif bagi ahwal..
demikian.. jazakallahu khaier
Wassalam

Ali Badri mukenye kaya bol
Kamis, November 25, 2010 8:44:00 AM

Kemas ananda nasabnya saja tertolak di kesultanan palembang..apalagi sampai Rasulullah tak mungkin

Faroji idung nye pesek
Kamis, November 25, 2010 8:46:00 AM

Sebutin kitab banyak banget padahal isi tu kitab kaga ade yang bicara tentang keturunan Wali Songo ke bawah..dasar Jahil

Anonim
Jumat, Desember 31, 2010 4:10:00 PM

Namun dari semua itu yang paling penting adalah : "Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, yaitu orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubung apa-apa yang Allah perintahkan untuk dihubungkan (silahturahmi) dan mereka takut kepada hisab yang buruk". (QS. Ar-Rad ayat 19-21).

Jumat, Desember 31, 2010 4:11:00 PM

Namun dari semua itu yang paling penting adalah : "Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran, yaitu orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian, dan orang-orang yang menghubung apa-apa yang Allah perintahkan untuk dihubungkan (silahturahmi) dan mereka takut kepada hisab yang buruk". (QS. Ar-Rad ayat 19-21).

Rabu, Mei 08, 2013 4:46:00 PM




لَيْسَ لَهُ فِيهِمْ – أي نسب – فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

Artinya: tidaklah seseorang mendakwakan kepada selain ayahnya sedangkan dia mengetahuinya kecuali dia telah kafir, barangsiapa yang mendakwakan kepada suatu kaum sedangkan dia tidak memiliki nasab dari mereka, maka hendaklah dia memesan tempatnya dalam neraka (Bukhari – 3508)

اللَّهِ وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ) رواه ابن ماجة (2599) وصححه الألباني في صحيح الجامع (6104

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang menisbatkan dirinya kepada selain ayahnya, maka baginya laknat ALLAH, para malaikat dan manusia seluruhnya”. [HR Ibnu Majah(2599)

Senin, Mei 13, 2013 5:29:00 PM

Azmatkhan...? Demak pusatnya, di situ telah berkumpul tidak hanya Wali 9. tapi banyak masyayech dari Dzuriaturrosul. beliau menurunkan orang-orang terpilih dan mneyebarkan agama Islam di Kasultanan Demak dan sekitarnya. para Syich ini tdk menjual nama leluhurnya, tetapi mengikuti sunnah yang di ajarkan para Leluhurnya. dan Mereka berasimilasi dengan penduduk stempat, sehingga Fam Azmatkhannya tidak pernah terpakai hingga kini. mereka mastur, tapi merajut benang dakwah dari para datuknya.

Poskan Komentar

Silahkan tulis

Pesan Singkat

Bacaan Populer

 
Didukung : Salafiyyah Fans Page | PISS-KTB | Group Alumni
Copyright © 2006. Pesantren AsSalafiyyah - Boleh dicopy asal mencantumkan URL dokumen
Template Modified by info@as-salafiyyah.com | Published by BoloplekCD
Proudly powered by ePUSTAKA ISLAMI