Kalau bukan karena Nabi dunia tak akan tercipta


Dalam salah satu bait syairnya Imam Bushiri memuji Nabi Muhammad saw :

وَكَيْفَ تَدْعُوْ إِلَى الدُّنْيَا ضَرُوْرَة مَنْ      لَوْلاَهُ لَمْ تُخْرَجِ الدُّنْيَا مِنَ الْعَدَمِ

Bagaimana  kesusahanya (Nabi)  dapat  menyeru kepada dunia
Padahal kalau bukan karenanya (Nabi) dunia tak akan tercipta

Syubhat

Sebagian orang mengatakan bahwa bait syair yang disampaikan Imam Bushiri di atas merupakan pujian yang melampaui batas karena dalam bait tersebut dikatakan bahwa Rasulullah r merupakan sebab terciptanya dunia ini, jika bukan karena adanya Beliau maka dunia tak akan pernah tercipta. Sedangkan makna seperti ini banyak bertentangan dengan firman Allah SWT, seperti ayat :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ (56) [الذاريات/56[

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Dalam ayat ini disebutkan bahwa sebab diciptakannya jin dan manusia adalah agar mereka mengabdi pada Allah Y.  Begitu juga dengan ayat  :

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا (12)  [الطلاق : 12[

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan Sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu” ( Qs Ath-Thalaq : 12 )

Dalam ayat ini disebutkan bahwa tujuan diciptakan bumi dan langit adalah agar kita mengetahui kekuasaan Allah Y.

Mungkin saja bait di atas terinspirasi oleh sebuah hadits :

لَوْلاَكَ لَمَا خَلَقْتُ الأَفْلاَكَ

Seandainya bukan karenamu, Aku tidak akan menciptakan makhluk

Akan tetapi dalam kitab Kasyful Khafa disebutkan bahwa menurut Imam Shaghani hadits ini adalah hadits maudhu ( palsu ).

Kami Menjawab

Dengan bait ini sebenarnya Imam Bushiri bermaksud untuk mengungkapkan keagungan sifat zuhud dalam jiwa Nabi, sehingga meskipun beliau dalam kesusahan, beliau tidak tergoda dengan dunia. Bagaimana mungkin Rasulullah saw tergoda dengan dunia, padahal dunia sendiri bisa ada karena sebab adanya beliau?(1)

Inti pujian Imam Bushiri adalah mengenai kezuhudan Rasulullah, bukan mengenai terwujudnya dunia karena sebab beliau. Karena jika demikian, bait ini tidak bisa dikatakan sebagai pujian sebab nilai dunia disisi Allah tidak sebanding dengan nilai satu sayap nyamuk. Apakah bisa dikatakan pujian jika kita mengatakan adanya seekor nyamuk karena adanya Rasulullah???

لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya dunia di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk maka Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walau hanya seteguk air” (HR Turmudzi)(2)

Bahkan seluruh alam ini, surga dan neraka semua tercipta sebab adanya Rasulullah saw. Dalam suatu hadits disebutkan :

عن ابن عباس رضي الله عنهما ، قال : أوحى الله إلى عيسى عليه السلام يا عيسى آمن بمحمد وأمر من أدركه من أمتك أن يؤمنوا به فلولا محمد ما خلقت آدم ولولا محمد ما خلقت الجنة ولا النار ولقد خلقت العرش على الماء فاضطرب فكتبت عليه لا إله إلا الله محمد رسول الله فسكن

Dari Ibnu Abbas berkata : “Allah mewahyukan kepada Isa as “ Wahai Isa berimanlah kepada Muhammad dan perintahkan kepada orang yang menemuinya dari umatmu untuk beriman padanya, seandainya bukan karena Muhammad aku tidak akan menciptakan Adam. seandainya bukan karena Muhammad aku tidak akan menciptakan surga dan neraka, Aku telah menciptakan arsy di atas air dan dia bergetar maka aku tulis diatasnya   لا إله إلا الله محمد رسول الله  maka diapun menjadi tenang” ( HR Al Hakim ) (3)
Sedangkan mengenai hadits :
لَوْلاَكَ لَمَا خَلَقْتُ الأَفْلاَكَ

Seandainya bukan karenamu, Aku tidak akan menciptakan makhluk

Hadits ini banyak disebut dalam kitab-kitab tafsir (4), meskipun mungkin sanad hadits tersebut lemah bahkan ada yang mengatakan maudhu ( palsu ) bukan berarti isi dari hadits tersebut tidak benar.

Imam `Ajluni dalam Kasyful Khafa selain menukil perkataan Imam Shagani yang menyatakan bahwa hadits لَوْلاَكَ adalah hadits maudhu, juga berkata “ Akan tetapi makna hadits ini benar jika bukan merupakan suatu hadits”.(5)

Imam Ibnu Taimiyah dalam Fatawa Qubra menyatakan bahwa meski tidak ada hadits shohih yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad merupakan sebab terciptanya alam semesta akan tetapi pendapat tersebut bisa ditafsirkan dengan tafsir yang benar.(6)

Mengenai, ayat-ayat yang secara sepintas bertentangan dengan makna ini, dalam Al Quran sendiri banyak ayat-ayat yang menjelaskan mengenai hikmah penciptaan makhluk selain dua ayat tersebut, seperti ayat :

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ [البقرة/29[

“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS Al Baqarah : 29 )

Dalam ayat ini disebutkan bahwa hikmah penciptaan semua yang ada dibumi kembali kepada kepentingan manusia (7).

Atau ayat :

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِأَمْرِهِ وَيُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ (65)  [الحج : 65 ، 66]

“Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. dan dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia” (QS Al Haj : 65 )

Dalam ayat ini dinyatakan bahwa semua yang ada di bumi ditundukkan untuk manusia (8).

Dan masih banyak lagi ayat yang menjelaskan mengenai hikmah penciptaan alam semesta ini,  Semua ayat-ayat ini menunjukkan bahwa dalam penciptaan semesta alam ini terdapat hikmah-hikmah yang tak terhitung yang tidak bisa dipertentangkan satu dengan lainya.

Hikmah terbesar dalam penciptaan alam ini adalah  agar manusia mengetahui siapa tuhannya. Sesuai dengan pendapat  Ibnu Abbas bahwa  yang menyatakan bahwa yang dimaksud ibadah dalam ayat :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ (56) [الذاريات/56[

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Adalah ma`rifat (mengetahui) Allah SWT(9).

Oleh karena itu ditundukan semua yang ada di langit dan bumi untuk manusia agar mereka mengetahui keberadaan Allah SWT, dan keagungannya untuk kemudian  mengabdi kepadanya. Berarti secara tidak langsung ini berarti bahwa alam semesta ini ada untuk kita (10).

Jika secara tidak langsung kita bisa mengatakan bahwa alam semesta ini ada untuk kita sebagai manusia biasa, kemudian kita melihat kedudukan Rasulullah saw yang merupakan pemimpin manusia seluruhnya, sebagaimana hadits  Nabi :
أنا سيد ولد آدم يوم القيامة وأول من ينشق عنه القبر وأول شافع وأول مشفع
Aku pemimpin keturunan adam di hari kiamat dan orang pertama yang dibangkitkan dari kubur, orang pertama yang memberi syafaat dan orang pertama yang diberi izin untuk memberi syafaat (HR Muslim )(11) 
Maka lebih pantas dan lebih utama andai kita katakan bahwa alam semesta ini ada karena adanya Nabi Muhammad, seandainya tidak ada beliau maka alam ini tidak akan pernah ada.

Referensi

 (1)الذخر والعدة في شرح البردة ( ص 145 ) 
وكيف تدّعو إلى الدنيا ضرورةُ مَنْ ***** لولاهُ لم تُخرجِ الدنيا مِنً العدمِ
وكيف يتصور أن تدعوا إلى اتّباع الدنيا وزينتها , ضرورة من لولاهُ لم تُخرج الدنيا من العدمِ إلى الوجود بعد أن لم تكن . هذا مراده , لكن في لفظهِ تجوّز . فإن قولهُ تخرج يُهم أنها ( اي الدنيا ) كانت في العدم شيء . وحقيقتهُ إنّما انتفى عنها الخروج من العدم إلى الوجود . ومذهب أهل الحق أنهُ لا وجود للمعدوم حال العدم , وأنهُ ليس بشيٍ , وإذا ثبت أن وجودهُ – صلى الله عليهِ وسلم – علّة وجود الدنيا , فَالدنيا بأجمعها مُفتقرةٌ اليه , لافتقار وجودِ المعلول إلى وجود علته . فلو كانت ضرورتُهُ تدعو إلى الدنّيا لكان وجودهُ – صلى الله عليهِ وسلم - معلولاً لوجودها وافتقر - صلى الله عليهِ وسلم - في وجودها إلى وجودها , ولأن العلة لا تفتقر في وجودها إلى وجود المعلول  اهـ

 (2)سنن الترمذى - (ج 9 / ص 102(
 - حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِى حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ ». وَفِى الْبَابِ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ. قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَاحَدِيثٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ.
جامع الأحاديث - (ج 1 / ص 287) 
- أترون هذا الشاة هينة على صاحبها فوالذى نفسى بيده للدنيا أهون على الله من هذه على صاحبها ولو كانت الدنيا تزن عند الله جناح بعوضة ما سقى كافرًا منها قطرة ماء أبدًا (ابن ماجه ، والدارقطنى فى الأفراد ، والطبرانى ، والحاكم عن سهل بن سعد) أخرجه ابن ماجه (2/1376 ، رقم 4110) ، قال البوصيرى (4/213) : إسناد ضعيف . والدارقطنى فى الأفراد كما فى أطراف ابن طاهر (3/95 ، رقم 2134) ، والطبرانى (6/157 ، رقم 5840) ، والحاكم (4/341 ، رقم 7847) ، وقال : صحيح الإسناد . قال الذهبى : زكريا بن منظور ضعفوه . وأخرجه أيضًا : البيهقى فى شعب الإيمان (7/325 رقم 10465) .
جامع الأحاديث - (ج 18 / ص 150) 
19091- لو كانت الدنيا تعدل عند الله جناح بعوضة ما سقى كافرا منها ماء (الترمذى - صحيح غريب -والطبرانى ، والبيهقى فى شعب الإيمان ، والضياء عن سهل بن سعد . الخطيب عن ابن عمر) حديث سهل بن سعد : أخرجه الترمذى (4/560 ، رقم 2320) ، والطبرانى (6/157 ، رقم 5840) ، والبيهقى فى شعب الإيمان (7/325 ، رقم 10465) . حديث ابن عمر : أخرجه الخطيب (4/92) . وللحديث أطراف منها : "لو وزنت الدنيا عند الله جناح بعوضة"
كشف الخفاء - (ج 1 / ص 45)                                        
 - أتاني جبريل فقال يا محمد لولاك ما خلقت الجنة ولولاك لما خلقت النار   رواه الديلمي عن ابن عمر

 (3)المستدرك على الصحيحين للحاكم - (ج 10 / ص 6) 
4193 - حدثنا علي بن حمشاذ العدل ، إملاء ، ثنا هارون بن العباس الهاشمي ، ثنا جندل بن والق ، ثنا عمرو بن أوس الأنصاري ، ثنا سعيد بن أبي عروبة ، عن قتادة ، عن سعيد بن المسيب ، عن ابن عباس رضي الله عنهما ، قال : « أوحى الله إلى عيسى عليه السلام يا عيسى آمن بمحمد وأمر من أدركه من أمتك أن يؤمنوا به فلولا محمد ما خلقت آدم ولولا محمد ما خلقت الجنة ولا النار ولقد خلقت العرش على الماء فاضطرب فكتبت عليه لا إله إلا الله محمد رسول الله فسكن » « هذا حديث صحيح الإسناد ولم يخرجاه »
مجموع فتاوى ابن تيمية - (ج 1 / ص 141) 
 وَرَوَى أَبُو نُعَيْمٍ الْحَافِظُ فِي كِتَابِ دَلَائِلِ النُّبُوَّةِ : وَمِنْ طَرِيقِ الشَّيْخِ أَبِي الْفَرَجِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ ثِنَا أَحْمَدُ بْنُ رشدين ثِنَا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الفهري ثِنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إسْمَاعِيلَ الْمَدَنِيّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { لَمَّا أَصَابَ آدَمَ الْخَطِيئَةَ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ يَا رَبِّ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ إلَّا غَفَرْت لِي فَأَوْحَى إلَيْهِ وَمَا مُحَمَّدٌ ؟ وَمَنْ مُحَمَّدٌ ؟ فَقَالَ : يَا رَبِّ إنَّك لَمَّا أَتْمَمْت خَلْقِي رَفَعْت رَأْسِي إلَى عَرْشِك فَإِذَا عَلَيْهِ مَكْتُوبٌ : لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ فَعَلِمْت أَنَّهُ أَكْرَمُ خَلْقِك عَلَيْك ؛ إذْ قَرَنْت اسْمَهُ مَعَ اسْمِك . فَقَالَ : نَعَمْ قَدْ غَفَرْت لَك وَهُوَ آخِرُ الْأَنْبِيَاءِ مِنْ ذُرِّيَّتِك وَلَوْلَاهُ مَا خَلَقْتُك } فَهَذَا الْحَدِيثُ يُؤَيِّدُ الَّذِي قَبْلَهُ وَهُمَا كَالتَّفْسِيرِ لِلْأَحَادِيثِ الصَّحِيحَةِ
الفتاوى الحديثية لابن حجر الهيتمي - (ج 1 / ص 455) 
مطلب في حماعة يصلون على النبي الخ
وسئل نفع الله به وبعلومه : عن جماعة يصلون على النبي صلى الله عليه وسلم في الجامع الأزهر وفي مكة وغيرهما ليلة الإثتنين والجمعة ، ومن جملة صلاتهم : اللهم صل أفضل صلاتك على أفضل مخلوقاتك سيدنا محمد الخ ، فاعترض عليهم بعض المنتسبين للعلم وشنع وقال : ولم يدل على ذلك دليل فيتعين الإمساك عنه فهل هو مصيب أم مخطئ ؟ .
فأجاب بقوله رضي الله عنه : هو مخطئ في ذلك أشد الخطأ ، وكأنه سرى إليه ذلك من قول بعض من لا علم عنده اعتراضا على قول بعض المادحين : لولاه ما كان لا ملك ولا ملك ، مثل هذا يحتاج إلى دليل ولم يرد في كتاب ولا سنة ما يدل عليه انتهى . وعلى قول أشرف الخلق لا خلق يماثله الذي أخبرنا به عن نفسه صلى الله عليه وسلم " أنا سيد ولد لآدم " ومسئلة تفضيل صالحي البشر على الملائكة أجاب فيه أبو حنيفة وغيره بلا أدري ، وهذا هو الجواب الصحيح ، قال الله تعالى {ولقدج كرمنا بني آدم وحملناهم في البر والبحر ورزقناهم من الطيبات وفضلناهم على كثير ممن خلقنا تفضيلا} ولم يقلا على الخلق ورسول الله صلى الله عليه وسلم من بنتي آدم وليس ذلك مما كلفنا بمعرفته والبحث عنه والكلام فيه فضول والسكوت عنه هو الجواب انتهى كلام المعترض أيضا ، وكأن ذاك المعترض المذكور في السؤال قلد هذا المعترض وكل منهما مخطئ مجازفا قد صير نفسه هدفا لنصال العلماء المصيبة وغرضا لهفوات الشياطين المريبة . ومما هو واضح جلي في بطلان الاعتراض الأول بل والثاني لمن تأمل قوله " لأحب الخلق إلي " في حديث الحاكم الذي صححه أنه صلى الله عليه وسلم قال " قال آدم أسألم بحق محمد صلى الله عليه وسلم لما غفرت لي ؟ فقال الله تعالى : يا آدم وكيف عرفت محمدا ولم أخلقه ؟ قال : لما خلقتني بيدك ونفخت في من روحك زفعت رأسي فرأيت على قوائم العرش مكتوبا لا إله إلا الله محمد رسول الله ، فعلمت أنك لم تضف لاسمك إلا أحب الخلق إليك قال الله : يا آدم إنه لأحب الخلق إلي ، وإذ سألتني بحق محمد فقد غفرت لك ولولا محمد ما غفرت لك " وفي سند واهقال ابن عدي : فيه أحاديث حسان وهو ممن احتمله الناس وممن يكتب حديثه وتضعيف غيره له قليل ومجبور ، ومما صح عند الحاكم أيضا عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : " أوحى الله تعالى إلى عيسى عليه السلام يا عيسى آمن بمحمد ومر من أدركه من أمتك أن يؤمنوا به فلولا محمد ما خلقت آدم ولولا محمد ما خلقت الجنة والنار ولقد خلقت العرش على الماء فاضطرب فكتبت عليه لا إله إلا الله محمد رسول الله فسكن " ومثل هذا لا يقال من قبل الرأي فإذا صح عن مثل ابن عباس يكون في حكم المرفوع إلى النبي صلى الله عليه وسلم كما قرره أئمة الحديث والأصول والفقه ، وحينئذ فما في الأول من ضعف لو سلم لقائله يكون مجبورا بهذا لأن هذا وحده كاف في الحجية فضم الأول إليه يزيده قوة أي قوة ، وفي حدجيث رواه صاحب شفاء الصدور وغيره " قال الله يا محمد وعزتي وجلالي لولاك ما خلقت أرضي ولا سمائي ولا رفعت هذه الخضراء ولا سويت هذه الغبراء " وفي رواية " من أجلك أسطح البطحاء وأموج الماء وأرفع السماء وأجعل الثواب والعقاب و الجنة والنار " وفي أخرى ذكرها عياض في الشفاء " فقال آدم لما خلقتني بيدك رفعت رأسي إلى العرش فإذا فيه مكتوب لا إله إلا الله محمد رسول الله فعلمت أنه ليس أحد أعهظم عندك ممن وضعت اسمه مع اسمك ، فأوحى الله تعالى إليه وعزتي وجلالي إنه لآخر النبيين من ذريتك ولولاه ما خلقتك " وبهذا كله اتضح بطلان ذلك الاعتراض ، وأن قائله زل عن درك الصواب فطغى قلبه وزل قدمه .

(4) تفسير الألوسي - (ج 19 / ص 242) 
ومن باب الاشارة في بعض الآيات : { إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحاً مُّبِيناً } [ الفتح : 1 ] يشير عندهم إلى فتح مكة العماء بادخال الأعيان الثابتة ظاهره بنور الوجود فيها أي اظهارها للعيان لأجله عليه الصلاة والسلام على أن لام { لَكَ } للتعليل ، وحاصله أظهرنا العالم لأجلك وهو في معنى ما يروونه من قوله سبحانه : { *لولاك لولاك ما خلقت إلا فلاق } وقيل : يشير إلى فتح باب قلبه عليه الصلاة والسلام إلى حضرة ربوبيته عز وجل بتجلي صفات جماله وجلاله وفتح ما انغلق على جميع القلوب من الأسرار وتفصيل شرائع الإسلام وغير ذلك من فتوحات قلبه صلى الله عليه وسلم { أمثالكم إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحاً مُّبِيناً لّيَغْفِرَ لَكَ الله مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ } ليستر وجودك في جميع الأزمنة بوجوده جل وعلا { وَيُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ } بإثبات جميع حسنات العالم في صحيفتك إذ كنت العلة في إظهاره { وَيَهْدِيَكَ صراطا مُّسْتَقِيماً } [ الفتح : 2 ] بدعوة الخلق على وجه الجمع والفرق {وَيَنصُرَكَ الله } على النفوس الأمارة ممن تدعوهم إلى الحق { نَصْراً عَزِيزاً } [ الفتح : 3 ]
تفسير الرازي - (ج 17 / ص 77) 
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآَوَى (6)  فيه مسائل : المسألة الأولى : أن اتصاله بما تقدم هو أنه تعالى يقول : ألم يجدك يتيماً فقال الرسول : بلى يا رب ، فيقول : انظر كانت طاعاتك في ذلك الوقت أكرم أم الساعة؟ فلا بد من أن يقال : بل الساعة فيقول الله : حين كنت صبياً ضعيفاً ما تركناك بل ربيناك ورقيناك إلى حيث صرت مشرفاً على شرفات العرش وقلنا لك : لولاك ما خلقنا الأفلاك ، أتظن أنا بعد هذه الحالة نهجرك ونتركك .
تفسير حقي - (ج 7 / ص 280) 
ولا ريب ان اصل الكون كان النبى عليه السلام لقولهتفسير (ج 7 / ص 281) « لولاك لما خلقت الكون » فهو اولى ان يكون اصلا وما سواه اولى ان يكون تبعا له لانه كان بالروح بذر شجرة الموجودات فلما بلغ اشده وبلغ اربعين سنة كان بالجسم والروح ثمرة شجرةالموجودات وهى سدرة المنتهى كما ان الثمرة تخرج من فرع الشجرة كان خروجه الى قاب قوسين او ادنى ولهذا قال « نحن الآخرة السابقون »

 (5)كشف الخفاء - (ج 2 / ص 164) 
 2123 - لولاك لولاك ما خلقت الأفلاك . قال الصغاني موضوع ، وأقول لكن معناه صحيح وإن لم يكن حديثا

 (6)مجموع الفتاوى - (ج 11 / ص 96(
وَقَدْ ظَهَرَ فَضْلُ نَبِيِّنَا عَلَى الْمَلَائِكَةِ لَيْلَةَ الْمِعْرَاجِ لَمَّا صَارَ بِمُسْتَوَى يُسْمَعُ فِيهِ صَرِيفُ الْأَقْلَامِ ؛ وَعَلَا عَلَى مَقَامَاتِ الْمَلَائِكَةِ ؛ وَاَللَّهُ تَعَالَى أَظْهَرَ مِنْ عَظِيمِ قُدْرَتِهِ وَعَجِيبِ حِكْمَتِهِ مِنْ صَالِحِي الْآدَمِيِّينَ مِنْ الْأَنْبِيَاءِ وَالْأَوْلِيَاءِ مَا لَمْ يَظْهَرْ مِثْلُهُ مِنْ الْمَلَائِكَةِ حَيْثُ جَمَعَ فِيهِمْ مَا تَفَرَّقَ فِي الْمَخْلُوقَاتِ . فَخَلَقَ بَدَنَهُ مِنْ الْأَرْضِ وَرُوحَهُ مِنْ الْمَلَأِ الْأَعْلَى وَلِهَذَا يُقَالُ : هُوَ الْعَالَمُ الصَّغِيرُ وَهُوَ نُسْخَةُ الْعَالَمِ الْكَبِيرِ . وَمُحَمَّدٌ سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ . وَأَفْضَلُ الْخَلْقِ وَأَكْرَمُهُمْ عَلَيْهِ وَمِنْ هُنَا قَالَ مَنْ قَالَ : إنَّ اللَّهَ خَلَقَ مِنْ أَجْلِهِ الْعَالَمَ أَوْ إنَّهُ لَوْلَا هُوَ لَمَا خَلَقَ عَرْشًا وَلَا كُرْسِيًّا وَلَا سَمَاءً وَلَا أَرْضًا وَلَا شَمْسًا وَلَا قَمَرًا . لَكِنْ لَيْسَ هَذَا حَدِيثًا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا صَحِيحًا وَلَا ضَعِيفًا وَلَمْ يَنْقُلْهُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ بِالْحَدِيثِ . عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ وَلَا يُعْرَفُ عَنْ الصَّحَابَةِ بَلْ هُوَ كَلَامٌ لَا يُدْرَى قَائِلُهُ . وَيُمْكِنُ أَنْ يُفَسَّرَ بِوَجْهِ صَحِيحٍ كَقَوْلِهِ . { سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ } وَقَوْلُهُ : { وَسَخَّرَ لَكُمُ الْفُلْكَ لِتَجْرِيَ فِي الْبَحْرِ بِأَمْرِهِ وَسَخَّرَ لَكُمُ الْأَنْهَارَ وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَائِبَيْنِ وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا } وَأَمْثَالُ ذَلِكَ مِنْ الْآيَاتِ الَّتِي يُبَيِّنُ فِيهَا أَنَّهُ خَلَقَ الْمَخْلُوقَاتِ لِبَنِي آدَمَ وَمَعْلُومٌ أَنَّ لِلَّهِ فِيهَا حِكَمًا عَظِيمَةً غَيْرَ ذَلِكَ ، (ج 11 / ص 97) وَأَعْظَمَ مِنْ ذَلِكَ وَلَكِنْ يُبَيِّنُ لِبَنِي آدَمَ مَا فِيهَا مِنْ الْمَنْفَعَةِ وَمَا أَسْبَغَ عَلَيْهِمْ مِنْ النِّعْمَةِ . فَإِذَا قِيلَ : فَعَلَ كَذَا لِكَذَا لَمْ يَقْتَضِ أَنْ لَا يَكُونَ فِيهِ حِكْمَةٌ أُخْرَى . وَكَذَلِكَ قَوْلُ الْقَائِلِ : لَوْلَا كَذَا مَا خُلِقَ كَذَا لَا يَقْتَضِي أَنْ لَا يَكُونَ فِيهِ حِكَمٌ أُخْرَى عَظِيمَةٌ بَلْ يَقْتَضِي إذَا كَانَ أَفْضَلُ صَالِحِي بَنِي آدَمَ مُحَمَّدٌ وَكَانَتْ خِلْقَتُهُ غَايَةً مَطْلُوبَةً وَحِكْمَةً بَالِغَةً مَقْصُودَةً أَعْظَمَ مِنْ غَيْرِهِ صَارَ تَمَامَ الْخَلْقِ وَنِهَايَةَ الْكَمَالِ حَصَلَ بِمُحَمَّدِ صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . وَاَللَّهُ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ آخِرُ الْخَلْقِ يَوْمَ الْجُمْعَةِ وَفِيهِ خُلِقَ آدَمَ وَهُوَ آخِرُ مَا خُلِقَ خَلَقَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ بَعْدَ الْعَصْرِ فِي آخِرِ يَوْمِ الْجُمْعَةِ . وَسَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ هُوَ مُحَمَّدٌ - صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - آدَمَ فَمَنْ دُونَهُ تَحْتَ لِوَائِهِ - قَالَ صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { إنِّي عِنْدَ اللَّهِ لَمَكْتُوبٌ خَاتَمُ النَّبِيِّينَ وَإِنَّ آدَمَ لَمُنْجَدِلٌ فِي طِينَتِهِ } أَيْ كُتِبَتْ نُبُوَّتِي وَأُظْهِرَتْ لَمَّا خُلِقَ آدَمَ قَبْلَ نَفْخِ الرُّوحِ فِيهِ كَمَا يَكْتُبُ اللَّهُ رِزْقَ الْعَبْدِ وَأَجَلَهُ وَعَمَلَهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ إذَا خُلِقَ الْجَنِينُ قَبْلَ نَفْخِ الرُّوحِ فِيهِ . فَإِذَا كَانَ الْإِنْسَانُ هُوَ خَاتَمُ الْمَخْلُوقَاتِ وَآخِرُهَا (ج 11 / ص 98)وَهُوَ الْجَامِعُ لِمَا فِيهَا وَفَاضِلُهُ هُوَ فَاضِلُ الْمَخْلُوقَاتِ مُطْلَقًا وَمُحَمَّدٌ إنْسَانُ هَذَا الْعَيْنِ ؛ وَقُطْبُ هَذِهِ الرَّحَى وَأَقْسَامُ هَذَا الْجَمْعِ كَانَ كَأَنَّهَا غَايَةُ الْغَايَاتِ فِي الْمَخْلُوقَاتِ فَمَا يُنْكَرُ أَنْ يُقَالَ : إنَّهُ لِأَجْلِهِ خُلِقَتْ جَمِيعهَا وَإِنَّهُ لَوْلَاهُ لَمَا خُلِقَتْ فَإِذَا فُسِّرَ هَذَا الْكَلَامُ وَنَحْوُهُ بِمَا يَدُلُّ عَلَيْهِ الْكِتَابُ وَالسُّنَّةُ قَبْلَ ذَلِكَ

 (7)تفسير القرطبي - (ج 1 / ص 251) 
قوله تعالى: (هو الذي خلق لكم ما في الارض جميعا) فيه عشر مسائل: الاولى: " خلق " معناه اخترع وأوجد بعد العدم.
وقد يقال في الانسان: " خلق " عند إنشائه شيئا، ومنه قول الشاعر: من كان يخلق ما يقو * ل فحيلتي فيه قليله وقد تقدم (1) هذا المعنى. وقال ابن كيسان: " خلق لكم " أي من أجلكم.وقيل: المعنى أن جميع ما في الارض منعم به عليكم فهو لكم.وقيل: إنه دليل على التوحيد والاعتبار. قلت: وهذا هو الصحيح على ما نبينه.ويجوز أن يكون عني به ما هم إليه محتاجون من جميع الاشياء.

 (8)تفسير الطبري - (ج 18 / ص 677) 
القول في تأويل قوله تعالى : { أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي الأرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِأَمْرِهِ وَيُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الأرْضِ إِلا بِإِذْنِهِ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ (65) } يقول تعالى ذكره: ألم تر أن الله سخر لكم أيها الناس ما في الأرض من الدّوابّ والبهائم، فذلك كله لكم تصرفونه فيما أردتم من حوائجكم
المحكم والمحيط الأعظم - (ج 2 / ص 299) 
وسَخَّره يُسَخِّرُه سِخْرِيّاً، وسُخرِيّاً، وسَخَره: كلَّفه ما لا يريد وقهره. كل مقهورٍ مُدبَّرٍ لا يملك لنفسه ما يُخلِّصه من القهْرِ، فذلك مُسخّر.وقوله عز وجل: (ألم تر أنّ الله سخّر لكم ما في السموات وما في الأرض)، قال الزجاج: تسخير ما في السموات: تسخير الشمس والقمر والنجوم للآدميين، وهو الانتفاع بها في بلوغ منابتهم والاقتداء بها في مسالكهم، وتسخيرها في الأرض: تسخير بحارها وانهارها ودوابها وجميع منافعها.
تفسير الألوسي - (ج 13 / ص 125) 
{ أَلَمْ تَرَ أَنَّ الله سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى الارض } أي جعل ما فيها من الأشياء مذللة لكم معدة لمنافعكم تتصرفون فيها كيف شئتم ، وتقديم الجار والمجرور على المفعول الصريح لما مر غير مرة من الاهتمام بالمقدم والتشويق إلى المؤخر { والفلك } بالنصب وإسكان اللام . وقرأ ابن مقسم . والكسائي عن الحسن بضمها وهو معطوف على { مَا } عطف الخاص على العام تنبيهاً على غرابة تسخيرها وكثرة منافعها .

 (9)تفسير الرازي - (ج 14 / ص 329)                             
المسألة الخامسة : ما العبادة التي خلق الجن والإنس لها؟ قلنا : التعظيم لأمر الله والشفقة على خلق الله ، فإن هذين النوعين لم يخل شرع منهما ، وأما خصوص العبادات فالشرائع مختلفة فيها بالوضع والهيئة والقلة والكثرة والزمان والمكان والشرائط والأركان ، ولما كان التعظيم اللائق بذي الجلال والإكرام لا يعلم عقلاً لزم اتباع الشرائع فيها والأخذ بقول الرسل عليهم السلام فقد أنعم الله على عباده بإرسال الرسل وإيضاح السبل في نوعي العبادة ، وقيل إن معناه ليعرفوني ، روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال عن ربه « كنت كنزاً مخفياً فأردت أن أعرف »
الرد على القائلين بوحدة الوجود - علي بن سلطان القاري - (ج 1 / ص 68) 
لأن أفعاله سبحانه غير معللة وإن كانت صادرة عن حكم مبينة أو مجملة ومع هذا فالحكمة التي بمنزلة العلة الغائية في الجملة هي المعرفة الإلهية كما قال تعالى وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون أي ليعرفون كما فسر ابن عباس وغيره كما ورد كنت كنزا مخفيا فأحببت أن أعرف فخلقت الخلق لأن أعرف وإنما خص الجن والإنس بها لأنهما مظهرا صفات الكمال من صفتي الجمال والجلال إذ الملائكة مختصون بمظهرية اللطف والجمال كما أن الشياطين محصورون في مظهرية القهر والجلال بخلاف الإنسان فإن له قابلية كل من المظهرين في عظمة الشأن ومن ثم قال تعالى إنا عرضنا الأمانة على السموات والأرض والجبال فأبين أن يحملنها وأشفقن منها وحملها الإنسان وهذا معنى قوله إن الله تعالى خلق آدم على صورته أي على صورة جميع أسمائه وصفاته وبسط هذا الكلام يخرجنا عن المرام ثم (ج 1 / ص 69) لما كان نبينا أكمل بني آدم بل وأفضل أفراد العالم ورد في حقه لولاك لما خلقت الأفلاك فهو إنسان العين وعين الإنسان وأما الله سبحانه فهو علي الشأن جلي البرهان فلا يجوز تشبيه ذاته ولا صفاته بشيء من مخلوقاته وقد نهى الله سبحانه عن مثل ذلك في آياته حيث قال فلا تضربوا لله الأمثال إن الله يعلم وأنتم لا تعلمون ولله المثل الأعلى
 (10)تفسير حقي - (ج 1 / ص 363) 
ومن نتائج صفة الرحمن الرحيم فى حق الانسان ما اشار اليه فى قوله ان فى خلق الخ يعنى ان الحكمة فى خلق هذه الاشياء ان يكون كل شىء فى حق الانسان ما اشار اليه فى قوله ان فى خلق الخ يعنى ان الحكمة فى خلق هذه الاشياء ان يكون كل شىء مظهر آية من آيات الله ولا فائدة لهذه الاشياء من الآيات المودعة فيها فان فائدتها عائدة الى الانسان لانهم قوم يعقلون الآيات كما قال { سنريهم آياتنا فى الآفاق وفى انفسهم حتى يتبين لهم انه الحق } فالعالم بما فيه خلق بتبعية الانسان لان العالم مظهر آيات الحق والآيات المرئيات الانسان والانسان مظهر معرفة الحق ولهذا قال { وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون } اى ليعرفون فلو لم يكن لاجل معرفة الله ما خلق الانسان ولو لم يكن لاجل الانسان ما خلق العالم بما فيه كما قال للنبى عليه الصلاة والسلام « لولاك لما خلقت الكون » وكان العالم مرآة يظهر فيه آيات كمال الحق وجلاله والانسان هو المشاهد لآيات الجمال والجلال فى مرآة العالم وهو مرآة يظهر فيه مرآة العالم وما يظهر فيه كما قال تعالى { وفى انفسكم أفلا تبصرون } وهذا تحقيق قوله « من عرف نفسه فقد عرف ربه » لان نفسه مرآة جمال ربه وليس احد غير الانسان يشاهد حال ربه فى مرآة العالم ومرآة نفسه باراءة الحق كما قال { سنريهم آياتنا } فاعرف قدرك لتعرف قدر ربك يا مسكين ومما يدل على ان خلق السموات والارض وما بينهما تبع لخلق الانسان قوله عليه الصلاة والسلام « لا تقوم الساعة حتى لا يقال فى الارض الله الله » يعنى اذا مات الانسان الذى هو يقول الله الله قامت القيامة فلم تبق السموات والارض لان وجودهما كان تبعا لوجود الانسان فاذا لم يبق المتبوع ما بقى التابع كذا فى التأويلات النجمية
 (11)صحيح مسلم - (ج 4 / ص 1782(                          
3 - ( 2278 ) حدثني الحكم بن موسى أبو صالح حدثنا هقل ( يعني ابن زياد ) عن الأوزاعي حدثني أبو عمار حدثني عبدالله بن فروخ حدثني أبو هريرة قال  : قال رسول الله أنا سيد ولد آدم يوم القيامة وأول من ينشق عنه القبر وأول شافع وأول مشفع
Share this article :
 

Poskan Komentar

Silahkan tulis

Bacaan Populer

 
Didukung : Salafiyyah Fans Page | PISS-KTB | Group Alumni
Copyright © 2006. Pesantren As-Salafiyyah - Boleh dicopy asal mencantumkan URL dokumen
Template Modified by info@as-salafiyyah.com | Published by BoloplekCD
Proudly powered by ePUSTAKA ISLAMI