Kunjungan Mahasiswa/i Mahidol University Thailand


Seiring dengan meningkatnya kesalahpahaman dalam memahami Islam pasca tragedi terorisme yang mengatasnamakan Islam di sejumlah negara, minat untuk mempelajari Islam secara obyektif dari pesantren juga meningkat. Baru-baru ini para dosen dan mahasiswa dari Universitas Mahidol, yang notabene merupakan kampus terkemuka di Thailand, berkunjung di Assalafiyyah I Putra.

Bertindak sebagai juru bicara dari keluarga besar Assalafiyyah, K. Irwan Masduqi, Lc. M. Hum. menerangkan tentang dinamika dunia pesantren dan perannya dalam dakwah yang santun sesuai ajaran ahli sunnah wal jamaah.

Beliau menjelaskan bahwa pesantren pernah terlibat dalam peperangan sengit dalam rangka jihad melawan kolonialisme demi membela NKRI. Namun pesantren tidak pernah membenarkan tindakan terorisme. Jihad hanyalah untuk membela diri, bukan untuk membunuh korban yang tak berdosa.

Pesantren senantiasa menyebarkan Islam rahmatan lil alamin yang mengayomi sesama, tanpa membedakan agama dan suku. Saling memaafkan, menghormati yang lain, menjaga kedamaian, dan rekonsiliasi konflik adalah ajaran Al-Quran yang prinsipil, tegasnya.

Dengan kunjungan ini diharapkan mampu meningkatkan saling memahami dan saling menghormati antar sesama, sebagaimana anjuran Al-Quran. Diskusi yang berlangsung tersebut memberi pesan bahwa anggapan yang menyudutkan pesantren sebagai sarang teroris adalah anggapan yang salah kaprah.


One response to “Kunjungan Mahasiswa/i Mahidol University Thailand”

  1. R.WILLY GATOT says:

    mudah2an dgn semakin banyak yg study banding ke ponpes assalafiyyah maka ponpes menjadi semakin baik dan naik tingkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *