How To Use Kiriman By Id card


By :

Fela Intan Nurengtias

Ulfa Safinah

Alfia Rahma Dhilla

Uang saku dengan kartu ? Emang bisa ? Bisalah. Pondok Pesantren Assalafiyyah pertama kali yang  menggunakan kartu digital. Kartu ini dapat digunakan untuk uang saku santri dengan cara orang tua mentransfer ke nomor briva santri. Sehingga, orang tua tidak perlu datang ke pondok untuk memberikan uang saku santri. Cara pemakaiannnya adalah santri membeli makanan atau minuman dan membayarnya dengan id card dan dilayar monitor akan tertera pengeluaran dan sisa saldo santri. Santri juga akan mendapatkan struck hasil pembayaran tanpa adanya korupsi pembayaran. Bukan hanya untuk jajan, tetapi id card ini juga digunakan untuk membayar laundry.

Manfaat lainnya adalah Id card ini untuk absen sekolah santri yaitu untuk check in dan check out. Bagi santri yang datang terlambat akan mendapat point 1 +, dan bagi santri yang datang terlambat akan mendapat 1-, juga untuk identitas santri. Jika kartu hilang, santri dapat lapor ke pengurus untuk dibuatkan Id card baru sehingga uang saldo tetap aman.

Setiap malam selasa dan malam jum’at, para pedagang bakso, mie ayam, dan wedang ronde datang untuk berjualan di pondok bagian wilayah mat’am/ pendopo. Bagi santri yang ingin membeli bakso atau lainnya, Santri harus membayarnya dengan id card dan strucknya nanti diberikan pada pedagangnya. Jika hari libur sekolah telah tiba, maka uang yang ada di id card santri akan dicairkan dan diberikan pada santri.

Demikianlah kegunaan dan manfaat dari kartu id card. Jika ada penulisan kata dan kalimat yang kurang tepat, kami selaku sang penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *